terkadang film itu seperti sebuah pembodohan yang begitu kejam, karna dalam sebuah film hidup itu terasa begitu mudah dan indah, tak ada kesulitan yang sering datang padamu hingga rasanya hidup ini ingin segera berakhir atau merasa menyesal untuk hidup. begitupun cinta, dalam film cinta begitu indah, begitu mudah didapatkan, dan begitu mudah hadir tanpa perlu perjuangan. sementara dalam dunia nyata, hidup itu sulit kamu harus berusaha agar kamu bisa hidup begitupun dengan cinta, kamu harus berjuang dan berkorban jika ingin mendapatkannya.
pada dasarnya, cinta juga merupakan suatu kebodohan. karena pada saat kamu mencintai seseorang dengan lebih kamu takkan pernah berfikir untuk melepaskannya, terlalu munafik untuk bisa merelakannya bersama orang lain, kamu takkan peduli jika harus menerima penolakan berapa kali pun itu. yang kamu lakukan hanyalah menunggu dan terus menunggu, tanpa peduli apakah ia akan hadir atau tidak, tanpa peduli apakah dia merasakan hal yang sama atau tidak. saat merasakan cinta yang lebih yang dapat kamu yakini hanyalah bahwa ia akan kembali, meskipun kamu menyadari bahwa ia tak merasakan hal yang sama denganmu. saat merasakan cinta yang lebih tidak peduli apapun yang terjadi atau harus berapa lama kamu akan tetap menunggunya terus, terus, dan terus hingga ia datang. walaupun dalam hati ada keraguan akan kehadirannya tapi kamu akan segera menepis keraguan itu menjadi sebuah keyakinan yang selalu kamu tanamkan dengan sendirinya. saat merasakan cinta yang lebih tak peduli seberapa sakit yang kamu rasa dan tak peduli seberapa seringnya kamu menangis tapi kamu tetap hanya akan menyebut namanya dalam tiap doamu tanpa henti dan bosan. dan saat kamu merasakan cinta yang lebih dunia mu untuk orang lain seperti tertutup rapat, bagimu hanya ia lah duniamu yang takkan terganti oleh yang lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar